Tuesday, November 3, 2009

Coup de Neuf #4


Tiga Pagi featuring Cholil

Senang sekali rasanya bisa kembali hadir di depan panggung sebagai penonton di acara musik setelah hampir dua bulan absen karena puasa dan persiapan menikah. Acara musik pertama yang saya hadiri ini adalah Coup de Neuf yang diselenggarakan di CCF Bandung pada tanggal 31 Oktober 2009 yang bertepatan dengan hari helloween (who care?).. Mungkin karena masih euforia penganten baru rasanya ada yang sedikit berbeda kalo sekarang saya nonton gigs ditemenin sama mantan pacar.

Banyak teman saya yang membatalkan kehadirannya karena Pure Saturday batal manggung. Sebagian lagi tidak datang ke Bandung karena mau nonton Soul Nation. Sangat disayangkan PS tidak bisa meramaikan Coup de Neuf malam itu, saya harap mereka bisa tampil diCoup de Neuf berikutnya. Tiket-tiket nganggur yang sudah saya beli tapi tidak jadi dipakai pun terpaksa saya jual kepada mereka yang membutuhkan. Alhamdulillah gampang..

Namun demikian pengisi-pengisi acara malam itu saya pikir sudah lebih dari cukup untuk membuat auditorium CCF yang sempit menjadi sangat padat. Tiket pun terjual habis pada hari kedua penjualan (info dari kolega saya yang bertugas di bagian ticketing). Band2 yang tampil malam itu adalah Sunny Summer Day, Tiga Pagi, Astrolab, Efek Rumah Kaca dan White Shoes and The Couples Company. Dua nama terakhir ini adalah band yang paling ditunggu-tunggu oleh sebagian besar penonton, walaupun masih ada remaja masa kini yang belum mengenal band-band tersebut. Terbukti ketika saya menguping pembicaraan dua pemuda di belakang saya. "Eh, ERK teh yang lagunya 'mati suri di taman' yah?" tanya salah seorang pemuda itu. "Bukan.. rasanya sih yang lagunya i love you and you love me we're gonna make a big family..", timpal rekannya.. Hahaha.. ternyata mereka tertukar antara ERK dan SORE..

Karena acara dimulai pada pukul 19.00 WIB (Waktu Iraha Bae), maka acara dapat dipastikan ngaret. Ya kurang lebih setengah jam lah.. Band pertama yang tampil adalah Sunny Summer Day. Saya terlambat masuk ke dalam gedung karena urusan jual beli tiket tadi, mungkin hanya kebagian satu atau dua lagu saja, tapi masih sempat mengabadkan penampilan mereka barang beberapa jepret. Di dalam gedung belum terlalu padat, sehingga pergerakan saya masih leluasa.

Untuk mengamankan posisi, saya mengambil tempat di sebelah kanan depan. Dari pengalaman yang sudah-sudah semakin malam penonton semakin padat dan pergerakan semakin susah.. jadi lebih baik ngetem dan mengambil foto dari satu sudut pandang saja.

Setelah itu band yang tampil adalah Tiga Pagi. Ini pertama kalinya saya menyaksikan band ini. Musiknya cukup menarik sayang ada masalah pada mic vokal sehingga suara vokalisnya tidak terdengar dengan baik. Pada salah satu lagu mereka juga berkolaborasi dengan Cholil ERK. Secara umum saya rasa ada masalah pada sound system di acara ini. Entah alatnya yang rusak, sambungan yang kurang baik atau operatornya yang kurang tanggap. Saya bukan ahli sound engineering, tapi sebagai orang awam saya rasa volume dari mic untuk vokalis kurang kuat, kemudian suara-suara yang keluar dari instrumen lainnya kadang tidak imbang. Berbeda dengan Coup de Neuf sebelumnya yang relatif lebih rapi.

Acara pun dilanjutkan dengan penampilan Astrolab. Sesuai prolog dari pembawa acara, nuansa Blue Boy dan band-band sejenis terasa kental pada band ini, namun mereka bisa menyuguhkannya dengan warna yang agak berbeda sehingga tetap menarik untuk didengarkan.

Satu catatan dari acara ini adalah tata lampu yang menurut saya kurang mendukung untuk doumentasi foto. Yah, memang tidak bisa berharap banyak juga sih, kalau mau yang lampunya bagus mah nonton acara sekelas Java Rockin Land aja.. gak usah ke gigs macem ini. Tapi kalau kita optimalkan sih mestinya bisa. Pada beberapa kesempatan saya bisa mendapatkan kombinasi lampu yang cukup terang dan bagus, namun hal ini jarang sekali terjadi, apalagi ketika yang tampil adalah band bernuansa galau. Mungkin filosofinya kalau menonton band galau lampu kudu poek alias mesti gelap-gelapan. Padahal tidak harus begitu.. toh kalau kita menikmati musik seperti ini kita tinggal memejamkan mata lalu membiarkan pikiran kita menerawang bersama kegalauan dan biarkan panggung tetap disinari dengan baik sehingga saya bisa memotret dengan nyaman walaupun cuma pake gear alakadarnya.. hehe.. (Emangnya gw yang punya acara..:p)

bersambung....

Thursday, October 29, 2009

Snapshot Wedding Album 02




Album beriktnya berisi tentang foto2 kegiatan di rumah Uwa sebelum berangkat dan di bairung anjungan Sumatera Barat TMII.. Senang sekali rasanya sebagian besar keluarga bisa hadir pada acara ini, baik keluarga ibu maupun bapak. Kehadiran teman-teman juga tentunya ikut menambah kebahagiaan saya pada waktu itu. Sekali lagi terimakasih.. mudah2an kami berdua bisa mencapai seperti apa yang kalian semua doakan.. ammiin..

Snapshot Wedding Album 01




Dapet ngimpor dari fesbuk.. biar gak usah donlod2 lagi..

Ini adalah kumpulan foto yang diambil pada waktu hari pernikahan saya, tanggal 17 Oktober 2009 lalu. Lokasinya di balairung anjungan Sumatera Barat TMII Jakarta. Alhamdulillah acaranya berlangsung dengan lancar dan aman, terimakasih atas bantuan, do'a dan semua pemberian dari keluarga, saudara, teman-teman dan semua pihak yang terlibat dalam acara ini.

Monday, August 31, 2009

The S.I.G.I.T - Beside @ JRL 2009




Berikut ini dokumentasi penampilan band-band yang sempat saya tonton di acara Java Rockin' Land 2009 pada hari Sabtu, 8 Agustus 2009. The S.I.G.I.T sedang beraksi diatas panggung ketika saya tiba di venue. Saya bergegas menuju panggung namun apa daya cuma kebagian 3 lagu aja. Seperti biasa penampilan Rekti dan kawan-kawan selalu disambut dengan antusias oleh para penggemarnya dan tidak sedikit acungan jempol dari para penonton yang baru melihat penampilan The S.I.G.I.T (kamarana wae ateuh.? :p).

Selanjutnya saya bergerak menuju panggung utama untuk menyaksikan /RIF (halaman foto khusus /RIF masih under construction). Setelah itu Achie mengajak saya menonton Bangku Taman di stage-nya Aksara. Sambil berjalan menuju ke sana saya sempatkan mengabadikan penampilan Band underground asal Bandung, Beside. Band yang cukup berkualitas dan sepertinya orang-orang sudah melupakan insiden yang terjadi waktu launching album mereka dahulu. Suasana di depan panggung ramai karena banyak orang yang moshing tapi keadaan masih cukup aman terkendali. Kalau umur saya lebih muda 7 tahun dari sekarang mungkin saya akan berada di tengah2 penonton untuk moshing berjamaah. Sayang sekali usia sudah tidak mengzinkan, lagian bawa kamera pula dan sang pacar sudah uring-uringan pengen nonton Bangku Taman.

Bersambung..

Monday, August 10, 2009

Mew @ Java Rockin' Land 2009




Penantian panjang saya selama bertahun-tahun akhirnya tertuntaskan pada malam itu ketika satu persatu personil Mew memasuki panggung diiringi gemuruh sorak seluruh penggemarnya yang sudah memadati Gudang Garam Stage sejak kurang lebih satu setengah jam sebelumnya, tepat setelah Slank menuntaskan lagu terakhirnya dan barikade spesial untuk Slanker kembali dibuka oleh panitia. Orang-orang berhamburan menuju ke depan panggung dan saya beserta tim termasuk kedalam golongan yang beruntung karena mendapatkan posisi terdepan.

Penampilan salah satu band yang paling saya tunggu kehadirannya ini sangat memukau.. Hentakan drum Silas Utke Graae Jørgensen, permainan gitar Bo Madsen juga tak lupa suara unik Jonas Bjerre sepertinya menyihir pantai karnaval pada malam itu. Tidak lupa kehadiran Nick Watts pada keyboard dan Bastian Juel pada bass yang tentunya sangat vital bagi penampilan Mew pada malam itu.

Mereka mengawali pertunjukan dengan intro yang disambung lagu She Spider, kemudian mereka memperkenalkan lagu baru dari album yang akan dirilis akhir bulan ini, yaitu New Terrain dan Introducing Palace Player. Set listnya lengkapnya sendiri masih saya cari. Saya terhanyut dalam barisan penonton yang bertepuk tangan dan menyanyi bersama pada setiap lagu yang mereka mainkan. Saya cuma ingat beberapa lagu kesukaan saya yang mereka mainkan seperti Special, Zookeeper's Boy, I'm I Wry? No, 156, Apocalypso dan lagu penutup Comforting Sounds. Mohon bantuannya bagi mereka yang masih ingat set list ini.

Yang pasti malam itu benar2 spesial.. Apalagi bisa berada di barisan terdepan dan menonton bersama pacar dan teman2.. Debu, panas dan berdesak-desakan tidak menjadi masalah berarti saat menyaksikan penampilan Mew.

Kalau dari hasil foto sih mungkin saya sedikit kecewa karena lighting yang enak di mata belum tentu enak di kamera (in my camera, off course.. pikiran saya langsung terbayang sama seorang fotografer yang bawa lensa tele segede bagong). Hanya ini yang rasanya layak untuk di-upload, itupun banyak yang noise karena harus saya angkat exposurenya. Kritik, saran dan komentar seperti biasa selalu saya harapkan.


Monday, August 3, 2009

Phoenix @ Beatfest 2009




Amazing Phoenix!!! What an incredible show.. Great sound and performance by Phoenix. I was very satisfied to be the part of the crowd and really enjoyed the show on last Saturday, August 1, 2009.

Thanks to all my friends who came to the show and gave me ride to home.. hehe.. special thanks to Gembi for press id, i don't know whether those photographs are good enough or not for your media.

I was surprised when the crowd singing together n almost of Phoenix's songs. I thought this band is not too familiar with Indonesian people. The ticket wasn't sold out and I've easily got a ticket in the very last minute. There's no need to ask from calo (what's calo in english?). But i guess i wrong.

The crowd screamed loudly when they heard the intro of Lisztomania, and they were singing together. The show is the part of Phoenix promo for their new album, Wolfgang Amadeus Phoenix. You'll find a lot of songs from this album in their setlist.16 songs on the setlist but i think there's a bonus song after encore. Here's the setlist (as you seen on the very last picture):

1. Lisztomania
2. Long Distance Call
3. Consolation Prize
4. Lasso
5. Napoleon Says
6. Funky Squaredance
7. Rally
8. Girlfriend
9. Armistice
10. Love Like A Sunset
11. Run Run Run
12. Sometimes in The Falls
13. Rome
14. If I Ever Feel Better
15. Too Young
16. 1901
* I forgot where the encore was. Maybe in between Sometime in The Falls and Rome or Rome and If I Ever Feel Better. Somebody confirm please? :D.

The most critical problem in the show was the light. It was great light, but it rarely shine brightly to the band's face.. especially from my side. So many of my pictures are in silhouette and some of them with a huge noise.. i hope you don't mind them. Shooting in the middle of the crowd is a challenge too, such as a big guy stood up in front of you, moving crowd and hands up.. but the advantage is uhmm.. if you're lucky you can meet Thomas Mars, the vocalist (see my last pics..) ^_^v.

This album is dedicated to Phoenix and all my friends. I hope you like it. Suggestion and Criticize are very welcome. See you on the next gigs. Thank You so much Phoenix, you gave us an amazing night in Jakarta..


My gear is as usual:
Nikon D40
lens 18-55 and 55-200
software: capture NX and ACDSee Pro 2.5 for standard editing.

Location: Bengkel Park, Jakarta

Monday, July 27, 2009

Trip to Karimun Jawa




Tes impor gambar dari fb.. edisi narsis dari perjalanan ke Karimun Jawa..