Kehadiran Erlend Oye dan kawan-kawan WBA di Jaya Pub malam itu membuat saya dan teman2 kaget karena menurut gosip yang beredar mereka sudah berlibur ke Bandung atau ke Yogya seiring keberangkatan Steve Aoki ke Bandung. Mulanya Erlend muncul berdua bersama Marcin. Kami mulai ribut. Waktu itu yang tampil masih DJ Zeke. Sambil memotret Zeke saya dan teman2 mendekati Erlend dan setelah sedikit berdiskusi akhirnya saya beranikan diri untuk Sok kenal sok dekat ama doi. Sedikit membahas tentang penampilan semalam, saya bilang padanya kalo penampilan mereka luar biasa. Lalu saya menanyakan dua teman yang lan, Daniel dan Sebastian. "Oh, mereka pasti akan kemari." ujar Erlend. Tentu saja dalam bahasa inggris, bukan bahasa jawa. Dari bincang-bincang singkat itu saya beranikan diri untuk mengajaknya foto bersama. Sayang fotonya gak ada di kamera saya jadi gak bisa ditunjukin, dan gak penting juga kali ya..
Ada satu kejutan besar di akhir acara ini, yaitu ketika RNRM baru memainkan sekitar 3-4 lagu, mereka mengatakan lagu tersebut adalah lagu terakhir mereka karena setelah mereka akan tampil band dari luar yang namanya sudah tidak asing lagi. Ya siapa lagi kalau bukan The Whitest Boy Alive. Setelah RNRM mengakhiri set listnya dengan lagu Translove, satu demi satu personil WBA maju ke panggung. Mereka meminjam alat2 White Shoes and The Couples Company karena memang (mungkin) mereka tidak berniat bermain disana. Entah angin apa yang membuat mereka mau menyumbangkan beberapa lagu, walaupun tidak sebanyak set list mereka waktu di Bengkel.
Suatu kesenangan tersendiri bagi mereka yang hadir pada malam itu dan melewatkan penampilan WBA di Bengkel Night. Euforia berganda bagi orang seperti saya yang nonton mereka dua kali. Asa diulangtaunkeun lamun ceuk kolot baheula mah (carilah penerjemah bahasa sunda terdekat di kota anda untuk menyakan arti kalimat barusan).
Lagu pertama adalah Burning yang disambut meriah oleh penonton, disusul oleh Golden Cage. Lagu berikutnya saya kurang hafal karena lagu baru mereka dari album keduanya yang menurut Erlend akan dirilis pada bulan Maret tahun 2009. Kita tunggu saja, mudah2an tidak berselang setelah itu album KoC-nya juga rampung. Acara akhirnya selesai dan semua pulang dengan hati puas.. dan sebagian lain pusing memikirkan bagaimana cara pulang ke rumah karena sudah lewat jam 12 malam, rumahnya jauh dan tidak bawa kendaraan.
Terimakasih sekali lagi WBA. It brings me so much memory... To keep the memory i would like to post these pictures.. They're so close..
baby if you want me.. you've got to show me love!
ReplyDeleteaaahh... mereka benar2 membuat gw bernostalgia ke jaman gw smp! ehuehheuhuehue :p
sayang belakangnya kaca ya lex, jadi klo pake flash kepantul tul tul..
ReplyDeletehahaha.. lagu yang itu emang asik banget..
ReplyDeletebetul tul tul.. kalo belakangnya kaca mbok ya lampunya yang agak terang gitu ya.. sekalinya terang lampu sorot gitu.. langsung over semua foto gw.. hahaha..
ReplyDeleteyudi "bo" udah dapet donlotan versi aslinya tuh lex, gw mau siap2 ngerampok harddisknya lagi hahahaha
ReplyDeletekayanya mereka potong rambut dulu lex.. hehehehe :P
ReplyDeleteiya yah.. di jerman potong rambut mahal kali.. jadinya mereka cari barbershop sini..
ReplyDeleteleks, hidup lo kayaknya suka bgt roadshow dari 1 pub ke pub laen,...gila lo,....banyak duid ya? bagi dung :p
ReplyDeleteduh gila...gara2 acara di jaya pub ini..gue ampe lupa balik ke bandung..haha.. nice show!
ReplyDelete-to be continued- third session... ayo lex... mana hasil nonton wba yg ketiga? wew gila..banci konser!
ReplyDeletehehehe.. klo yang di pub bgini mah relatip lebih mursidah Rin.. beli minuman wajibnya aja, yang buat syarat biar bisa masuk ke dalem, malah kadang2 gratis. modal di ongkos aja. masih mahalan kongkow di stabucks ato di mal kali..
ReplyDeleteWBA tiga hasil fotonya busuk.. kacaw lah..
ReplyDelete