Showing posts with label d90. Show all posts
Showing posts with label d90. Show all posts

Friday, December 24, 2010

The S.I.G.I.T. @ JBF 2010/10/16




speed diatas 1/160 sepertinya sudah menjadi keharusan untuk membekukan aksi para personel The S.I.G.I.T. pada saat mereka memainkan lagu. Dalam kondisi pencahayaan yang tidak menentu seperti di panggung musik ini tentunya shutter speed seperti itu bisa diperoleh dengan lensa bukaan besar dan ISO tinggi. Noise/grainy adalah resiko.. Tapi kalau tidak terlalu menggangu sih hajar saja lah.. (belum lama ini saya juga mengikuti kultwit salah seorang pakar fotografi dengan tema foto panggung, dan contoh hasil jepretannya juga penuh noise, tapi dia tidak mempermasalahkan.. :D)

Penampilan The S.I.G.I.T. sendiri seperti biasanya, sangat atraktif dengan aksi panggung yang dinamis namun tetap menjaga kualitas musik yang dikeluarkannya. Tidak berlebihan kalau mereka mulai disejajarkan dengan band-band rock papan atas Indonesia, bahkan dunia. Kombinasi skill memainkan alat musik, vokal yang prima dan pemilihan nada-nada yang cerdas adalah kuncinya. Pada beberapa pertunjukan terakhir ini The S.I.G.I.T. selalu dibantu oleh additional player yang bermain harmonika. Hadirnya harmonika ini ikut menambah variasi musik yang disajikan oleh mereka, dan untuk event blues seperti JBF ini, hal tersebut adalah pilihan yang sangat tepat (walaupun Rekti sang vokalis dengan sedikit bercanda mengatakan kalau mereka tidak memainkan musik blues.. )

Well then, these are the photos..







Soulmate @ JBF 2010/10/16




Soulmate adalah band pertama yang saya potret di pagelaran Jakarta Blues Festival kali ini. Tadinya saya tidak tahu dari mana band ini berasal. Namun setelah memperhatikan gitaris dan drummernya saya berkeyakinan kalau band ini berasal dari Asia Selatan.. sepulang dari acara ini saya langsung mencarinya di google dan menemukan informasi tentang mereka.. Saya belum pernah mendengarkan musik mereka sebelumnya, dan setelah melihat penampilannya saya rasa band ini cukup menarik. Jika mereka tampil lagi saya pasti akan berusaha untuk menonton mereka..







Thursday, December 23, 2010

Kara Grainger @ JBF 2010/10/16




Saya datang terlambat ke panggung Kara dan hanya kebagian dua buah lagu saja.. Untungnya Kara kembali tampil bersama Oppie dan BOP di panggung ini juga. Foto yang diambil tidak terlalu banyak dan tidak bisa terlalu bereksperimen untuk mendapatkan foto dari berbagai angle karena keterbatasan waktu. Berikut ini empat buah foto Kara Grainger di Jakarta Blues Festival 2010.







Tuesday, December 21, 2010

Endah n Rhesa @ JBF 2010/10/16




Kondisi lighting di panggung Endah n Rhesa malam itu benar-benar sangat menantang.. front light kuning plus backlight yang bertabrakan dengan arah lensa membuat saya harus benar2 berhati-hati saat memotret. Jika tidak maka over exposure dan flare sudah pasti ada dalam foto. Banyak foto yang diolah kedalam B/W karena rasanya foto-foto tersebut memang lebih baik berada dalam warna seperti itu.

Aksi panggung Endah n Rhesa pun sangat memuaskan para penonton, yang sebagian besar adalah penggemar mereka dan juga penikmat musik blues yang ingin mengetahui bagaimana pasangan ini menyajikan musiknya dengan warna yang agak nge-blues. Pada akhir pertunjukan tampil juga bintang tamu yang ikut berkolaborasi bersama Endah n Rhesa. Dia adalah Warman Nasution, vokalis sekaligus gitaris band TOR. Sedikit orang yang mengenal TOR ini, memang karena mereka jarang manggung dan sampai tulisan ini dibuat albumnya masih dalam tahap rekaman, padahal band ini sudah eksis cukup lama. Hampir satu jam saya duduk menikmati alunan musik sambil memotret sekaligus beristirahat (makanya angle-nya statis :D) dan saya pun menutup Jakarta Blues Festival malam itu dengan manis.







Ana Popovic @ Jakarta Blues Festival 2010/10/16




Enjoy the photos.. :D







Wednesday, May 26, 2010

Kucing di Kantor




Beberapa waktu lalu saya melihat kucing yang sering berkeliaran di sekitar kantor. Saya tertarik memperhatikan gerak-geriknya namun tidak begitu tertarik untuk memeliharanya (jauh berbeda dengan istri saya yang hobi banget sama kucing..).. Akhirnya ya difoto-foto saja lah. Motret binatang yang belum jinak begini gampang-gampang susah. Apalagi anak kucingnya.. lincah banget dan setiap saya mendekati mereka induknya selalu siaga. takut anaknya diculik barangkali.. Untung dalam beberapa sesi kucingnya mau diajak berpose dan mau di-candid.

Wednesday, May 19, 2010

ERK @ EX, 2010/04/24




Dapet info dadakan dari Acho kalau ERK malam itu main di EX jam 8an malem.. stage-nya cukup kecil sehingga saya memiliki kesempatan untuk lebih banyak memotret Akbar, sang drummer. Di gigs2 sebelumnya cukup sulit karena selain jauh dari jangkauan pasisi drummer juga kadang terbenam dibalik tumpukan drum set. Walaupun penonton tak sebanyak biasanya tetapi posisi depan tetap penuh berdesakan. Saya tidak bisa memaksakan diri memotret dari depan. Seperti inilah jadinya, hehe..

Enjoy the photos..

Monday, March 22, 2010

Camera Obscura @ Bandung, 2010/03/10




Tujuan utama kedatangan saya ke Bandung Sabtu lalu adalah untuk menyaksikan penampilan band dari Scotland ini. Mereka menjadi band tamu pada acara puncak LA Indiefest Festivesound 2010 yang bertempat di Sasana Budaya Ganesha, Bandung.

Sebetulnya ingin juga menyaksikan band-band yang biasanya selalu ada dalam daftar tonton saya seperti SORE dan Mocca, juga The Trees and The Wild yang sampai hari ini belum berjodoh dengan saya (gelo lah, band yang lagi happening tapi gw belum pernah nonton sekali pun.. hehe..), akan tetapi semua itu terpaksa harus saya tinggalkan demi sebuah spot di depan panggung yang kalau saya angkat pantat dari sana dijamin ilang tempat sodara2..

Maka saya pun memasang jangkar disana dan menonton apa saja yang ada di depan panggung hingga tiba waktunya para personel Camera Obscura menaiki panggung. Seblum mereka tampil ada suguhanyang lumayan menarik, sebuah band dari Singapore yang bernama Electrico. Karena belum pernah mendengar lagu2 mereka sebelumnya maka saya yang datang bersama istri dan beberapa orang teman pun bertanya2 seperti apa musiknya. Teman saya bahkan dengan gagah mengatakan bahwa musiknya adalah elektronik seperti namanya.. Ketika lagu pertama dimulai "jreng jreng" ternyata ini adalah band alternative.. hahahaha.. Setelah itu tampil juga Icon LA Indiefest tahun lalu yang digandrungi oleh banyak remaja masa kini, yaitu The Banery dengan dasi kupu2 mereka yang khas (Album Electrico dan The Banery akan menyusul, kalo gak males ngeditnya :p)

Saya ngetem lumayan lama di depan stage itu, kurang lebih 2 jam lah, untung istri saya lebih memilih untuk duduk di belakang.. kalo engga bisa murang-maring dia (apa ya murang-maring itu kalo dibahasa indonesiakan.. ah biarin lah.. dia juga gak ngerti ini.. hihihi). Acara sempat diselingi oleh pemberian awards entah apalah soalnya banyak sekali dan saya gak ngeh juga :D..

Dengan diiringi musik dari DJ saya memperhatikan soundman Camera Obscura yang mulai beraksi menata peralatan. Agak lama kemudian Camera Obscura hadir menyapa seluruh penonton di Sabuga malam itu dan disambut dengan gemuruh sorak dan tepuk tangan semua yang memang sudah mnantikan kehadirannya.Mereka mengawalinya dengan lagu dari album terbaru mereka yang berjudul My Maudlin Career. Selanjutnya Tracyane Campbell dan kawan-kawan seolah menyihir saya untuk tidak melepaskan pandangan ke arah panggung sambil sesekali memotret mereka. Sesekali yang tanpa terasa sudah menghabiskan banyak shutter.. hoho. Aksi panggung mereka tidak terlalu agresif, ya tentu saja karena musik yang diusung juga bukan musik cadas. Pada jeda antar lagu Tracyanne juga mencoba berkomunikasi dengan penonton. Dengan logat British-nya ia mengatakan kalau mereka merasa senang bisa hadir di sini dan berterimakasih atas sambutan hangat dari penonton di Bandung.

Malam itu Camera Obscura hanya membawakan 9 lagu plus 2 encore seperti yang bisa dilihat pada foto terakhir. Padahal kalau mereka tampil dalam gigs tersendiri mungkin bisa membawakan lebih dari 16 lagu. Mungkin tahun depan perlu diundang secara khusus, mudah2an ada promotor yang tertarik.. hehehe..

Well, that's my great night with Camera Obscura. Untuk info lebih lengkap tentang band ini bisa tanya ke Mbah Wiki atau buka www.camera-obscura.net. Terimakasih kepada panitia yang sudah mengundang band ini dan menjual tiket dengan harga yang masih wajar, juga dengan sound dan lighting yang mantap. Thanks juga untuk Mamang Aries Poldan dan Istri yang sudah dititipin tiket dan mengantar jemput dari rumah ke tekape..

See You on the next gigs.

Gear:
Nikon D90 and Nikkor AF 35-70 f/2.8