Sedikit catatan ringan sebelum saya tidur mengenai pengalaman saya menonton acara ini.
Saya tiba di Eldorado pukul 19.30-an. Dijalan motor saya sempat mogok karena kehabisan bensin sehingga saya terpaksa mendorong motor dari UPI hingga terminal ledeng sambil menutup muka dengan helm karena gengsi.. di ledeng saya iseng starter motor, alhamdulillah masi ada setetes dua tetes bensin (ini hiperbola) sehingga motor masih bisa saya geber ke pombensin terdekat. kebayang aja klo harus ngedorong motor ampe pom bensin itu, setengah kiloan dengan rute menanjak.. bisa bucat bitis ceuk babaturan saya mah..
Setibanya di venue saya bergabung bersama teman2 yang sebagian diantaranya nonton konser sore juga. Antrian masuk cukup panjang sehingga saya ketinggalan untuk menyaksikan penampilan Goodnight Electric.
Ditengah suasana yang kurang nyaman karena acara sudah berlangsung sementara kami masih nongkring di luar seperti bebek, terlebih yearry yang tiketnya belum dateng karena temen saya yang bawa tiketnya dia masih di perjalanan, teman saya dessy tiba2 menghilang dan tak berapa lama meng-sms saya, "lex the milo udah main.." 5 menitan kemudaian "lex the milo udah lagu kedua..".. Arrgghh.. tidak!!.. Niat saya dateng kesana selain buat nonton Radio Dept yang bikin penasaran seperti apa live-nya juga untuk melihat penampilan dua band yang sudah lama saya tunggu2, yaitu the milo dan homogenic. Saya burur2 ke deket pintu masuk dan melihat disebelah kanan antriannya ternyata kosong. Ini orang2 pada oon atau apa ya kok antrinya cuma di satu sayap aja. gak ada sattu menit saya bisa masuk dan menyaksikan Aji dan kawan2 sedang membawakan lagu Dreams.. Saya mengambil nafas sejenak kemudian mengambil kamera dan mulai jepret2. Seperti dugaan saya.. lighting di acara Oz yang ini gak ada bedanya dengan waktu acara Telefon Tel Aviv dulu. Busuk buat buat penonton yang ngambil foto jauh dari panggung.
Saya kurang begitu hapal urutannya tapi lagu2 yang bakal menjadi materi album selanjutnya (iraha launcingna atuh..? :p) mengisi hampir seluruh setlist The Milo pada malam itu. Ada So Regret dan Stetoskop. Para penonton mendengarkan dengan khidmat. Sebagian penonton menikmati lagu ini sambil menutup mata (Kalo dengerin kaset The Milo saya juga senengnya sambil menutup mata dan membiarkan fikiran terbang bebas, tapi lamun dina konser mah asa lebar jauh2 datang terus peureum..). Lagu lama yang dimainkan adalah Romantic Purple. Penonton pun bernyanyi besama. Walaupun ketinggalan satu lagi saya tetap puas dengan penampilan The Milo pada malam itu.
Usai The Milo perhatian penonton beralih pada sayap sebelah kiri (dari sudut pandang penonton). Kalau diperhatikan dari setting alatnya semua pasti hapal siapa selanjutnya yang akan tampil. Ya.. the next performer is Homogenic. Dengan penampilan yang lagi2 unik, kali ini Risa dan Dina tampil dengan mengenakan peci tentara veteran. Penampilan yang juga mengundang celetukan usil dari para penonton.
Malam itu Homogenic juga banyak membawakan lagu2 dari album ketiga yang rencananya akan keluar tahun ini. Masih dengan ciri khas electropop Homogenic dan angelic voice Risa Saraswati, lagu2 baru ini terasa sedikit berbeda dari album pertama maupun kedua.. Lagu lama yang saya ingat mereka mainkan malam itu adalah Utopia, satu lagu dari album pertama yang kalo gak salah judulnya spread of the light (cmiiw), serta lagu penutup yang merupakan salah lagu favorit saya.. Solaris..
kembali lagi ke sayap kanan, kita akan berjumpa dengan Efek Rumah Kaca..
bersambung
mantaf2
ReplyDeletekuduna mah si homogenic teh pake sanggul atuh pan memperingati hari kartini, ihhihiiw
ReplyDeletedi belakang temen saya ada yang teriak.. "Bu Lurah.. mau bikin KTP!!.." wkwkwk..
ReplyDeletekajeunnnn disebut bu lurah oge,saya mah tetep bogoh ka risa!!! hahahaha
ReplyDeletewah.. geuning si Om termasuk golongan "Risa aku padamu" yeuh.. wkwkwkwk..
ReplyDeleteSet List the Milo pada penampilan malam itu:
ReplyDeletemalaikat (huhuhu... gak dapet lagu ini..)
dreams
d.w.b.a
stetoskop
romantic purple
so regret
finally home
sumber:
http://themiloband.multiply.com
Homogenic kostumnya Goldfrapp bgt, cm bedanya teh Alison Goldfrapp pake peci dan kostum hitam2 tuh, hihihihihi
ReplyDeleteheheheh gpp Lex, gw dpt tiket 60rb euy, meski kudu telat ntn GE dan The Milo, huhuhuhuh thanks anyway bro
ReplyDeleteWAU, pokonya "i love my romantic purple laaaaaaah kang ajieeeeeee!"
ReplyDeletehehehehehe..
yongkru, year! trus ada lagu barunya bjorky gitu hihihih
ReplyDeletegw belum pernah liat goldfrapp year.. cuman denger doang.. terinspirasi darii mereka ya..
ReplyDeleteeh, yongkru apaaan ciw?
= yoi (hihihi)
ReplyDeleteakh... bahasa anak jaman sekarang.. hahaha..
ReplyDeleteemgnya elo anak masa lalu ya?heheheheh
ReplyDeletebetoel sekali kiranya apa jang dikatakan oleh boeng jearrj bahwasanja saja ialah anak tempoe doeloe.. :p
ReplyDeleteahh kok gak pake kacamata?
ReplyDeletenampak chubby..
tapi bae lah..hidup the milo..
he2..bari jeung teu nonton..hiks..
so cute!!
ReplyDeleteasyikkk huehheheheheh....
ReplyDeleteih RNRM nya mane?the best mereka mlm itu....edan pisaaaaan
ReplyDeletebersambung ke page selanjutnya Nggi.. setuju.. kurangnya cuman satu.. NYanya nya kurang lama tampilnya.. klik aja si tulisan bersambungya..
ReplyDelete